Pengimputan Bahan/Kolesi Pustaka

MELUANGKAN WAKTU UNTUK KEKOSONGAN

pertama-tama, amati diri sendiri,berada bersama diri sendiri bagaimana adanya diri kita, tanpa terburu-buru dan dengan sabar.

Dalam kehidupan sehari-hari, apakah kita punya waktu untuk tidak memikirkan apa-apa?

Saya membayangkan sebagian besar orang akan berkata, Aku tidak punya waktu untuk melakukan itu.

Kita terdesak oleh waktu, pekerjaan, dan segala sesuatu yang lain dalam hidup kita. Kehidupan modern jauh lebih sibuk dibandingkan dulu. Sepanjang hari, setiap hari, kita berusaha sebaik mungkin untuk hanya menyelesaikan apa yang perlu diselesaikan.

Jika kita menceburkan diri ke dalam rutinitas seperti ini, tanpa sadar namun pasti, kita akan kehilangan pandangan terhadap diri dan kebahagiaan sejati kita. Di setiap hari, yang kita butuhkan hanya sepuluh menit. 

Cobalah meluangkan waktu untuk kekosongan, untuk tidak memikirkan apa pun. 

Cobalah untuk membersihkan pikiran, dan tidak terperangkap dalam hal-hal di sekitar kita. 

Berbagai pikiran akan mengapung di benak kita, tetapi cobalah mengirimkannya pergi, satu per satu. 

Ketika melakukannya, kita akan mulai memperhatikan saat ini, pergeseran-pergeseran kecil di dalam yang memelihara kita untuk tetap hidup. 

Ketika tidak teralihkan oleh hal-hal lain, diri kita yang murni dan jujur akan bisa terungkap. 

Luangkan waktu untuk tidak memikirkan apa-apa. Itulah langkah pertama menuju penciptaan hidup yang sederhana.

Sumber : salah satu koleksi bacaan di Perpustakaan Aceh Jaya - Seni Hidup Bersahaja, Shunmyo Masuno

-------

Para pengelola perpustakaan sedang melakukan kegiatan menginput data koleksi bahan bacaan Perpustakaan Umum Daerah Kab. Aceh Jaya ke dalam aplikasi Inlislite sebelum dilayankan kepada pemustaka.

https://pustakadaerahacehjaya.blogspot.com/2021/10/pengimputan-bahankolesi-pustaka.html

Komentar